Latest Entries »

TIPS PERKAHWINAN DARI USTAZ AZHAR IDRUS

1. KETIKA MENCARI CALON

Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR

Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH

Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah.

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN

Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa’kan anda, kerana anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI kerana menyia-nyiakan do’a mereka.

5. KETIKA MALAM PERTAMA

Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA

Sedarilah bahawa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. KETIKA RUMAH TANGGA GOYANG

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK

Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK

Cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA MERUDUM

Yakinlah bahawa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11 .KETIKA EKONOMI BERKEMBANG

Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI

Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggungjawab apabila isteri memerlukan pertolongan Anda.

13. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI

Tetaplah berjalan dengan gemalai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

Pendakwah dan jurugambar berbakat :) Facebook beliau: http://www.facebook.com/Ustaz.Azhar.Idrus.Original

Aku Ingin Dicintai Kerana Allah

Jika kau mencintaiku kerana sifatku yang ceria
Menjadi semangat yang menyala di dalam hati mu
Kemudian aku bertanya
Bila keceriaan itu kelam dirundung duka
Seberapa muram cintamu kan ada?


Jika kau mencintaiku karena kecantikanku
Menyejukkan setiap mata yang memandangnya
Kemudian aku bertanya
Saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
Seberapa pudarkah kelak cintamu padaku?


Jika kau mencintaiku karena ramah hatiku
Memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
Kemudian aku bertanya
Kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
Seberapa mampu cintamu memendam praduga?


Jika kau mencintaiku karena cerdasnya diriku
Membuatmu yakin pada putusanku
Kemudian aku bertanya
Ketika kecerdasan itu berangsur hilang menua
Seberapa bijak cintamu tuk tetap mengharapku?


Jika kau mencintaiku karena kemandirian yang ku miliki
Menyematkan rasa bangga mu yang mengenalku
Kemudian aku bertanya
Jika di tengah itu rasa manjaku tiba menyeruak
Seberapa tangguh cintamu tuk tetap bersamaku?


Jika kau mencintaiku karena tegarnya sikapku
Menambatkan rasa kagum pada kokohnya pertahananmu
Kemudian aku bertanya
Andai ketegaran itu rapuh diterpa badai
Seberapa kuat cintamu bertahan?


Jika kau mencintaiku karena pengertian yang ku berikan
Menumbuhkan ketenangan karena kepercayaan yang ku tanam
Kemudian aku bertanya
Kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat
Seberapa kau mampu mengerti cinta ini?


Jika kau mencintaiku karena luasnya danau kesabaranku
Menambah dalamnya rasa cinta semakin kau mengenalku
Kemudian aku bertanya
Mungkin kesabaran itu mencapai batas membendung kesalahanku
Seberapa besar cinta mampu memaafkan?


Jika kau mencintaiku karena keteguhan imanku
Bagai siradj yang benderang mengantarkan cahaya
Kemudian aku bertanya
Kala iman itu jatuh menurun
Seberapa berkurang akhirnya cintamu padaku?


Jika kau mencintaiku karena
Ku yang tlah kau pilih sebagai cinta yang kan kau pegang sepanjang hayat
Kemudian aku bertanya
Pun hati ini tergoncang
Seberapa mantap cinta ini tuk tetap setia?


Andai sejuta alasan tak cukup
Untuk membuat cinta ini tetap bersama diriku
Maka biar kupinta satu alasan tuk menjaga cinta ini….


Aku ingin kau cintai karena Allah..
Karena Dia kan selalu ada tuk menjaga
Maka cintaku kan tetap utuh dan setia
Hingga kelak, ku tak mampu lagi mencintaimu
Karena cintaku berpulang pada-Nya..

Tenang Berzikrullah

Makna Zikrullah :
Zikrullah adalah mengingati Zat Allah dan merupakan suatu amalan ibadah yang sangat besar darjatnya dan amat tinggi nilainya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Zikrullah merupakan intipati bagi segala amalan ibadah. Ia adalah suatu bentuk amalan ibadah yang boleh dikerjakan tanpa batas dan had. Solah yang tidak disertai dengan Zikrullah adalah Solat yang lalai. Begitulah juga dalam setiap amalan ibadah fardhu yang lain seperti Puasa, Zakat dan Haji, sekiranya tidak disertai Zikrullah ianya akan menjadi amalan ibadah yang lalai dan kurang nilai pahalanya.

Dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bersabda : Jika kamu sedang melewati kebun-kebun syurga, maka singgahlah ke dalamnya. Tanya para sahabat : Apa yang engkau maksud dengan kebun-kebun surga, wahai Rasulullah?? Sabda beliau : Ia adalah majlis-majlis zikir. (Riwayat Tirmizi dan menilainya Hasan, Ahmad,AL Baihaqi dan Ibnu Syahim)

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda : Orang-orang Mufradun Al Mustahtarun adalah orang-orang yang paling beruntung, mereka selalu berzikir kepada Allah, dosa-dosa mereka diringankan oleh banyaknya zikir mereka,sehingga mereka menemui Allah dalam keadaan bersih dari segala dosa? (Riwayat Tirmidzi dan Thabrani)

Dari Muadz ibnu Jabal bahwasanya Rasulullah saw bersabda : Tidak suatu amalan pun yang dikerjakan oleh anak Adam yang dapat menyelamatkan dirinya dari siksa Allah yang melebihi daripada amalan zikir (kecuali dengan berzikir) kepada Allah. Dalam riwayat lain disebutkan : Tanya mereka : Apakah berjihad di jalan Allah tidak menyamai-nya, wahai Rasulullah? Sabda beliau : Tidak juga, kecuali jika mereka yang berjuang berperang mati-matian sehingga senjatanya terputus-putus. (3 kali) (HR. Thabrani di dalam Al Kabiir dan Al Ausat dan Ibnu Abi Syaibah)

Dari Ibnu Umar ra bahwa Nabi saw pernah menyampaikan hadis qudsi dari Tuhannya: Seorang yang lebih sibuk berzikir kepadaKu dari memohon kepadaKu, maka Aku akan memberikannya sesuatu yang lebih utama dari yang pernah diminta oleh para peminta. (Riwayat Bukhari,Al Bazzar, Al Baihaqi.)

Dari Abu Said Al Khudri ra, katanya: Rasulullah saw pernah menyampaikan hadis qudsi dari Tuhannya: Seorang yang lebih sibuk membaca Al Quran dan berzikir dari minta kepadaKu, maka Aku akan memberinya sesuatu yang lebih utama dari apa yang telah diminta oleh para peminta. (Riwayat Ad Darimi,Tirmidzi,Al Baihaqi)

Dari Abu Said Al Khudri ra katanya : Nabi saw bersabda : Di hari kiamat kelak Allah berfirman : Pada hari ini penduduk Mahsyar akan mengetahui, siapakah orang-orang yang diberi kemuliaan? Tanya para sahabat : Wahai Rasulullah,siapakah mereka? Sabda beliau : Mereka adalah orang-orang yang suka berzikir di masjid-masjid (Riwayat Ahmad, Al Baihaqi dan Ibnu Hibban)

Dari Anas ra katanya; Nabi saw bersabda :Tidak suatu kaum yang berkumpul dan berzikir kepada Allah kecuali ada seruan dari langit yang mengatakan Berdirilah kamu kerana dosa-dosa kamu telah diampuni dan telah diganti dengan banyak kebajikan. (HR Ahmad, Abu Yala dan Thabrani)

Berzikir

Kelebihan Zikrullah :

1.Zikir melahirkan budi pekerti yang luhur

Dengan mengingati Allah,maka kita akan terhindar dari melakukan perkara yang buruk.Firman Allah: “Bacalah apa yang diwahyukan kepadamu dari kitab,dan dirikanlah solat kerana sesungguhnya solat itu dapat menghalangi manusia daripada keburukan dan kemungkaran dan sesungguhnya mengingati Allah (berzikir)lebih besar,dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” Al Ankabut 45

2.Zikir mendekatkan diri kepada Allah.

Firman Allah: “Kerana itu,ingatlah kamu kepadaKu nescaya aku ingat pula kepadamu,dan bersyukurlah kepadaKu, dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu.” Al Baqarah 152

3.Zikir boleh menenangkan jiwa

Firman Allah: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah.Ingatlah,hanya dengan mengingat Allah,hati menjadi tenteram. Ar Ra”ad 28

4.Berzikir mempeoleh keampunan

Firman Allah: Lelaki dan perempuan yang banyak menyebut nama Allah(berzikir),Allah telah menyediakan untuk mereka keampunan dan pahala yang besar.” Al Ahzab 35

5.Berzikir dapat melepaskan diri dari bahaya.

Firman Allah: “Maka Yunus ditelan oleh ikan yang besar.Maka kalau sekiranya,dia tidak termasuk orang-orang banyak mengingat Allah,nescaya ia akan tetap tinggal dalam perut ikan itu hingga hari berbangkit”. As Shafaat 142.

6.Berzikir memperoleh pahala yang tinggi

Rasulullah bersabda: “Dua kalimah yang tercinta kepada Tuhan Yang pemurah,ringan diucapkan pada lidah,berat dalam timbangan iaitu: Subhanallahi Wabihamdihi, Subhanallahil Aziim.”(Bukhari dan Muslim)

ADAB BERZIKIR

Adab berzikir ini dapat fahamkan dariFirman Allah : “Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut,dan dengan tidak mengeraskan suara,di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” Al ‘Araf 205

MENCARI KETENANGAN HATI

Mencari ketenangan

Saya ucapkan subhanallah, alhamdulillah, Allah hu Akbar beratus-ratus malah beribu-ribu kali tetapi mengapa hati tidak tenang juga?

Zikrullah hakikatnya bukan sekadar menyebut atau menuturkan kalimah. Ada bezanya antara berzikir dengan “membaca” kalimah zikir. Zikir yang berkesan melibatkan tiga dimensi – dimensi lidah (qauli), hati (qalbi) dan perlakuan (fikli). Mari kita lihat lebih dekat bagaimana ketiga-tiga dimensi zikir ini diaplikasikan.

Katalah lidah kita mengucapkan subhanallah – ertinya Maha Suci Allah. Itu zikir qauli. Namun, pada masa yang sama hati hendaklah merasakan Allah itu Maha Suci pada zat, sifat dan af’al (perbuatannya). Segala ilmu yang kita miliki tentang kesucian Allah hendaklah dirasai bukan hanya diketahui. Allah itu misalnya, suci daripada sifat-sifat kotor seperti dendam, khianat, prasangka dan sebagainya.

Jika seorang hamba yang berdosa bertaubat kepada-Nya, Allah bukan sahaja mengampunkannya, malah menghapuskan catatan dosa itu, bahkan menyayangi dan memberi “hadiah” kepadanya.

Firman Allah:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam syurga-syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…” At Tahrim 8

Hati adalah sumber dari segala-galanya dalam hidup kita, agar kehidupan kita baik dan benar, maka kita perlu menjaga kebersihan hati kita. Jangan sampai hati kita kotori dengan hal-hal yang dapat merosak kehidupan kita apalagi sampai merosak kebahagiaan hidup kita di dunia ini dan di akhirat nanti. Untuk menjaga kebersihan hati maka kita juga perlu untuk menjaga penglihatan, pendengaran, fikiran, ucapan kita dari hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. Dengan menjaga hal-hal tersebut kita dapat menjaga kebersihan hati kita. Dengan hati yang bersih kita gapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

SINAR CAHAYA AYAT KURSI

Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal seekor syaitan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya ialah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah. Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehinggalah Baginda mendengar jawapan salam daripada isterinya. Di saat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam itu. Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut hadis-hadis:

  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah di sekitarnya.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap2 sembahyang fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yg bersyukur, setiap perbuatan orang yg benar, pahala nabi2 serta Allah melimpahkan padanya rahmat.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya – mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.
  • Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.
  • Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah S.A.W.bersabda, Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat…”

Daripada Pesan Guruku:

Setiap lelaki dan wanita (baik buat isteri-isteri) yang mengamalkan membaca ayat kursi 7 kali sebelum keluar rumah atau semasa perjalanan ke tempat kerja atau kemana sekalipun kecuali bukan niat melakukan maksiat pada Allah swt maka dia terselamat daripada segala kejahatan yang datang dari syaitan ,jin dan manusia seperti :

  • Dikenakan sihir antaranya ubat pengasih (mengasih seseorang tanpa kehendak hatinya), penganiayaan(sakit santau ), penipuan dan sebagainya kerana semua ini ada bersangkutan dengan jin dan syaitan.
  • Terselamat daripada kejahatan seperti kes ragut, rogol ,kecurian mahu kena pembuli jalanan.
  • Dijauhkan dari fitnah jalanan seperti ketika memandu, kemalangan jalanraya, tayar pancit dan sebagainya. Semua perlindungan ini adalah datangnya dari Allah S.W.T atas keyakinan kita padaNya iaitu hikmah kalamnya terhadap mereka yang beriman dan bertaqwa pada Allah swt dan RasulNya Nabi Muhammad saw. Bagi kaum lelaki jangan lupa selepas selesai solat jumaat duduklah sebentar untuk melakukan amalan membaca 7 kali ayat Kursi ini dan 7 kali bagi setiap 3 Qul.

Hikmah kelebihanNya banyak bagi mereka yang mengamalkan (istiqamah), insyaAllah.

Hidup hambar tanpa iman

Tiada yang dapat membahagiakan jiwa, membersihnya, menyucinya dan mngusir kegundahan darinya selain beriman kepada Allah S.W.T. Sesungguhnya orang2 yang paling sengsara adalah orang yang miskin iman. Mereka ini selamanya akan berada dalam kesengsaraan, kepedihan, kemungkaran dan kehinaan.

“Dan, barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit…”.(Thaha : 124)

“Dan,(begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya(Al-Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan ,mereka bergelimpangan dalam kesesatannya yang sangat sesat”.(Al-An’am : 110)

Terima kasih sahabat

Alhamdulillah,

Kerana mu, saya dapat mencipta sebuah blog yang agak hebat juga. Kerana mu juga, hasratku tercapai jua untuk memiliki sebuah blog yang sekian lama saya inginkan.

InsyaAllah, akan ku pelajarinya dengan lebih mendalam tentang sistem ini serta menggunakannya dengan sebaik yang mungkin.

Jasa mu tak dapat ku balas, saya hanya mampu berdoa agar kamu sentiasa berada dalam keadaan yang diredhai oleh Allah S.W.T serta kamu berada dalam kalangan orang-orang yang bertakwa.

Sekian, Terima Kasih…

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Powered by WordPress. Theme: Motion by 85ideas.